riauidcom | Berita Riau Terkini

6.000 Hektar Lahan Sawit PT Rokan Agrindo Pratama Plastation Diduga tidak Berizin - riauidcom

6.000 Hektar Lahan Sawit PT Rokan Agrindo Pratama Plastation Diduga tidak Berizin

6.000 Hektar Lahan Sawit PT Rokan Agrindo Pratama Plastation Diduga tidak Berizin
Asri Auzar, anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Rokan Hilir

PEKANBARU-Riauid.com — Anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Rokan Hilir (Rohil) Asri Auzar mengakui sudah turun ke lokasi PT Rokan Agrindo Pratama Plantation. Ia mengindikasi lahan sekira 6.000 hektar perusahaan ini tidak mengantongi izin.

Asri mengatakan dirinya turun ke lahan PT Rokan Agrindo Pratama Plastation untuk menindaklanjuti aksi demo dilakukan masyarakat Desa Siarang-arang Kabupaten Rohil, tergabung dalam Yayasan Relawan Peduli Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan (Reli-LHK).

Hasil turun langsung di lapangan, politisi Partai Demokrat mengindikasi sekira 6.000 hektar lahan sawit dikelola PT Rokan Agrindo Pratama Plastation tidak berizin, dan ada perambahan hutan dilakukan perusahaan tersebut.

“Perusahaan kita lihat telah melakukan perambahan hutan. Tidak tanggung-tanggung, mereka membuka lahan sawit sekitar 6.000 hektar tanpa izin, hanya MoU dengan masyarakat saja,” ungkap Asri Auzar di Pekanbaru, Senin (20/2/2017).

Asri mengharapkan penegak hukum segera mengambil tindakan. Terlebih lagi, usia produksi kelapa sawit perusahaaan sudah mendekati lima tahun tanpa diketahui pemerintah.

“Kita anggap bahwa Riau hari ini tidak punya pemerintah sehingga orang seenak saja melakukan perambahan hutan hanya bermodalkan MoU dengan pemuka masyarakat, kan lucu negara ini. Sudah beroperasi pula selama lima tahun,” kesalnya.

Sebagai wakil rakyat yang memimpin Pansus RTRW Riau, Asri akan menjadikan persoalan ini sebagai catatan Pansus untuk dilaporkan ke Polda Riau.

“Dalam catatan Pansus, lahan mereka masuk ke dalam kawasan hutan gambut. Perambah hutan hukumnya sangat berat,” tegas Asri Auzar.

Baru-baru ini, masyarakat Desa Siarang-arang Kabupaten Rohil tergabung di Yayasan Relawan Peduli Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan (Reli-LHK) menggelar demontrasi di gedung DPRD Provinsi Riau di Pekanbaru.

Masyarakat meminta DPRD Provinsi Riau mencabut izin PT. Rokan Agrindo Pratama Plastation karena sudah merampas kawasan hutan dan membuat masyarakat setempat sengsara. Masyarakat juga meneriakkan untuk menangkap Dirut Perusahaan Aria Fajar serta Ajirnarudin. (Sul)

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan