riauidcom | Berita Riau Terkini

Akibat Sering Nonton Film Porno, Buruh Serabutan Cabuli Pacarnya yang Masih SMP - riauidcom

Akibat Sering Nonton Film Porno, Buruh Serabutan Cabuli Pacarnya yang Masih SMP

Akibat Sering Nonton Film Porno, Buruh Serabutan Cabuli Pacarnya yang Masih SMP
Tersangka pencabulan, Awal, masih berusia 18 tahun

LAMPUNG, Riauid.com — Akibat terlalu sering menonton film porno alias film blue, seorang buruh serabutan berinisial Awd alias Awal (18) warga Kelapa Tiga Permai, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, mengakui sudah dua kali mencabuli siswi SMP. Pertama di rumah neneknya dan kedua di sebuah penginapan.

Karena tidak terima atas perbuatan tidak senonoh terhadap siswi SMP, sebut saja Bunga, ibu korban kemudian melaporkan pemuda ini ke Polsek Tanjungkarang Barat pada Jumat (17/2/2017).

“Tersangka ditangkap di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Gedong Air, Bandar Lampung,” jelas Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol Harto Agung Cahyono, Jumat.

Kompol Harto mengungkapkan terungkapnya tindak pidana pencabulan terhadap gadis berusa 15 tahun berawal dari laporan korban bersama ibunya ke Mapolsek Tanjungkarang Barat.

Hasil keterangan saksi korban, ia dan tersangka baru kenal selama dua minggu. Selama itu, tersangka membujuk dan merayu korban agar mau melakukan hubungan intim layaknya pasangan suami istri.

“Awalnya korban menolak, namun setelah dijanjikan bertanggungjawab dan akan dinikahi korban terbujuk dan pasrah saat tersangka melampiaskan nafsu bejatnya saat di rumah nenek tersangka dan penginapan,” ungkapnya.

Saat diintrogasi, tersangka Awal mengakui perbuatannya. Antara tersangka dan korban merupakan pasangan kekasih. “Tersangka nekat mencabuli korban, gara-gara nonton film porno,” paparnya.

“Barang bukti yang diamankan berupa surat hasil visum, celana dalam dan seragam sekolah milik korban. Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat Pasal 81 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak,” tandas Kompol Harto Agung Cahyono. (fik)

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan