riauidcom | Berita Riau Terkini

Bunga Bangkai 1,7 Meter Tumbuh di Lahan Warga Desa Kota Intan, Berikut Foto-fotonya - riauidcom

Bunga Bangkai 1,7 Meter Tumbuh di Lahan Warga Desa Kota Intan, Berikut Foto-fotonya

Bunga Bangkai 1,7 Meter Tumbuh di Lahan Warga Desa Kota Intan, Berikut Foto-fotonya

ROKAN HULU — Bunga bangkai setinggi sekitar 1,7 meter ditemukan di lahan warga Desa Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam, Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau.

Bunga‎ langka bernama latin amorphophallus titanum (suweg raksasa/batang krebuit) ditemukan di lahan milik Kaur Kesra Desa Kota Intan Alek Aswan‎ berlokasi di Dusun Manggis Sebatang RT 03/ RW 10 Desa Kota Intan, Kunto Darussalam.

Kades Kota Intan Aderman, dikonfirmasi melalu Kaur Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Kota Intan Alek Aswan mengungkapkan bunga dilindungi tersebut ditemukan sekira tiga minggu lalu.

Bunga bangkai setinggi 1 meter 70 centimeter ditemukan di Desa Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul, Riau

Diakui Alek, bunga tersebut pertama ditemukan dirinya, saat sedang mengimas lahannya ‎yang tidak jauh dari usaha stone crusher atau pemecah batu milik pengusaha bernama Ronal.

Alek mengatakan awalnya dirinya tidak tahu bila bunga yang tumbuh di lahannya dan belum mekar tersebut merupakan bunga bangkai yang belum pernah dilihatnya langsung sebelumnya.

“Tingginya sekitar 1 meter 70 centemer lah,” kata Alex Aswan dikonfirmasi, Sabtu (28/10/2017).

Diakuinya lagi, setelah foto bunga tersebut dishare dan menyebar di media sosial, Facebook. Alek mengaku banyak netizen yang mengatakan bila tanaman langka tersebut‎ merupakan bunga bangkai.

Bunga bangkai setinggi 1 meter 70 centimeter ditemukan di Desa Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul, Riau

Sudah ratusan warga di Kecamatan Kunto Darussalam, dikatakan Alek yang penasaran dan datang ke lahannya untuk melihat langsung bentuk bunga bangkai.

Sejauh ini, Alek mengaku belum mengenakan biaya masuk kepada warga yang ingin melihat bunga langka tersebut di lahannya.

Ia mengakui lagi memang baru pertama kalinya dirinya melihat langsung bagaimana bentuk bunga langka tersebut, meski di desanya pernah tumbuh bunga serupa di waktu lampau.

Alek sangat berharap agar masyarakat yang melihat bunga bangkai di lahannya ikut menjaga keberadaannya, sebab bunga ini sudah langka dan dilindungi. (sof)

 

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan