riauidcom | Berita Riau Terkini

'Candu' Game Online, 2 Warga Curi Laptop di Puskesmas Bangun Purba

‘Candu’ Game Online, Dua Warga Curi Laptop di Rumdis Puskesmas Bangun Purba

‘Candu’ Game Online, Dua Warga Curi Laptop di Rumdis Puskesmas Bangun Purba
Dua tersangka pencurian di rumah dinas Puskesmas Bangun Purba

ROKAN HULU — Dua warga di Kecamatan Bangun Purba, Rokan Hulu (Rohul), nekat curi laptop di rumah dinas (Rumdis) Puskesmas Bangun Purba, diuga gara-gara candu game online.

Kedua pria nasibnya naas, karena belum sempat menikmati uang hasil penjualan laptop curiannya, kedua Desa Bangun Purba berinisial RR alias Kiki (29) dan rekannya Al alias Man (29)‎ diciduk anggota Polsek Rambah, Senin (13/12/2017), atas tuduhan sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan atau Curat di Rumdis Puskesmas Bangun Purba.

Kedua pelaku Kiki dan Man mengaku ke pihak penyisik, selain melakukan pencurian di Rumdis Puskesmas Bangun Purba, mereka juga pernah melakukan pencurian di tempat lainnya.

Bahkan keduanya juga mengakui, mereka punya rencana‎ akan gunakan uang hasil penjualan laptop curian untuk bermain game di warnet. Lalu, selebihnya uang akan dipakai untuk‎ kebutuhan makan atau minum, dan akan digunakan untuk keperluan ke tempat-tempat hiburan malam di Pasir Pengaraian.

“Rencananya uang hasil penjualan laptop curian, akan kami gunakan untuk main game di Warnet dan hiburan,” terang kedua tersangka ke penyidik Polsek Rambah.

Atas perbuatan kedua tersangka, mereka terancam dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun kurungan penjara.

Dari catatan Kepolisian, aksi pencurian dilakukan Kiki dan Man awalnya Sabtu (11/11/2017) sor sekitar pukul 17.00 Wib, kala itu korban Ariadi pergi meninggalkan Rumdis Puskesmas Bangun Purba untuk pergi ke rumah orang tuanya di Dusun Sungai Pinang Desa Bangun Purba Timur Jaya.

Lalu, Sabtu malam pukul 21.45 Wib, setibanya di Rumdis Puskesmas Bangun Purba, pelapor Ariadi terkejut mendapati pintu bagian belakang juga jendela sudah dalam kondisi terbuka. Sementara, pintu bagian belakang Rumdis ada bekas dicongkel.

Ketika diperiksa, ternyata laptop merk HP dan loud speaker aktif sudah tidak adalagi di atas meja ruang tamu Rumdis. Laptop merk Toshiba yang disimpannya di lemari kamar juga raib.‎ Atas kejadian itu, terlapor diperkirakan mengalami kerugian sekira Rp 5 juta.

Informasi Kapolsek Rambah AKP Didi Antoni, SH, MH, kedua tersangka diringkus berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/ XI / 2017 / Sek. Rambah, tanggal 13 November 2017.

AKP Didi mengakui, bahwa kedua pemuda ini ditangkap berawal informasi‎ bahwa ada dua laki-laki yang akan menjual sebuah laptop kepada seseorang di Kecamatan Bangun Purba.

Atas informasi tersebut, Selasa malam AKP Didi memerintahkan anggota Reskrim Polsek Rambah untuk melakukan pengintaian dan penyelidikan, dan tidak lama berhasil meringkus kedunya.

“Lalu keduanya diringkus saat akan menjual laptop hasil curiannya, ke seseorang. Setelah diinterogasi, keduanya mengaku bahwa laptop itu dicuri dari Rumdis Puskesmas Bangun Purba,” jelas AKP Didi. (sof)

 

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan