riauidcom | Berita Riau Terkini

Cegah Karlahut, TNI Mulai Rutin Patroli di Daerah Tetorial Sampai ke Ladang dan Hutan - riauidcom

Cegah Karlahut, TNI Mulai Rutin Patroli di Daerah Tetorial Sampai ke Ladang dan Hutan

Cegah Karlahut, TNI Mulai Rutin Patroli di Daerah Tetorial Sampai ke Ladang dan Hutan
Personel Koramil 02 Rambah mulai rutin patroli untuk mencegah Karlahut

ROKAN HULU — Jajaran TNI Angkatan Darat (AD) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 02 Rambah Kodim 0313/KPR berada di Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, saat ini mulai meningkatkan patroli engantisipasi kebakaran lahn dan hutan (Karlahut).

Disampaikan Danramil 02 Rambah Kapten Inf Syahril melalui Penerangan humas Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery. Samosir, pemantauan dengan cara dilakukan patroli sekaligus untuk memastikan bahwa di daerah teritorialnya aman dari Karlahut.

“Patroli yang kita dilaksanakan sesuai intruksi dari Komando atas serta untuk mendukung Program Riau Bebas Asap,” jelas Penerangan humas Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir, Minggu (11/2/2018).

Saat ini, Koramil 02 Rambah merupakan satuan teritorial yang berada di tingkat kecamatan bagian dari TNI Angkatan Darat, mereka langsung berhubungan dengan pejabat dan masyarakat.

Jelas penerangan Koramil 02 Rambah, untuk pencegahan Karlahuth masih berjalan dengan melakukan patroli dan saling memberi informasi antar seluruh instansi terkait.

“Bila ada kebakaran, maka kami akan segera bisa melakukan pemadaman. Dilihat dari sisi manakala tidak mampu untuk mengatasi langsung minta perkuatan,” terang Koptu Dedy Nofery. Samosir.

Karena, dampak dari Karlahut akan merusak ekosistem kehidupan, dan merusak kesehatan serta, menggagu transportasi baik darat, laut dan udara.

“Kegiatan ini dilakukan secara rutin, agar masyarakat paham tentang dampak terbakarnya hutan dan lahan,” jelasnya.

Dimana daerah-daerah yang dilakukan patroli, seperti daerah yang rawan terjadi Karlahut. Selain itu, personil TNI juga melakukan monitoring ke masyarakat setempat, yang mulai membuka lahan termasuk memberikan himbauan agar tidak membuka ladang, hutan dengan cara dibakar.

“Persoalan Karlahut perlu adanya penangganan yang serius dari semua pihak. Agar ini tidak terulang kembali seperti setiap tahun yang lalu, sehingga perlu dilakukan himbauan, agar menjaga lingkungan dari Karlahut,” kata Koptu Dedy Nofery Samosir. (sof)

 

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan