riauidcom | Berita Riau Terkini

Cucu Durhaka di Riau Bunuh Neneknya yang Baru Selesai Salat Dhuha

Cucu Durhaka di Riau Bunuh Neneknya yang Baru Selesai Salat Dhuha, Pacarnya Ikut Diciduk

Cucu Durhaka di Riau Bunuh Neneknya yang Baru Selesai Salat Dhuha, Pacarnya Ikut Diciduk
Ekspose pembunuhan nenek Tiamah (70) dengan tersangka Tio Winarto (19) dan pacarnya di Mapolresta Pekanbaru

PEKANBARU — Pasca ditangkap tim gabungan Polresta Pekanbaru dan Polsek Rumbai Pesisir di Batam, banyak cerita diungkap oleh  tersangka Tio Winarto (19), bagaimana dirinya menghabisi nenek kandungnya Hj. Tiamah (70), menguburnya di dalam kamarnya, dan menyikat harta korban.

Tio, si cucu durhaka ini dengan teganya menghabisi nyawa neneknya pakai kayu atau alu lesung saat masih memakai mukenah, dan selanjutnya mengubur jenazahnya dalam kamarnya pada 8 Oktober 2017 lalu, sebelum dirinya kabur ke Batam.

“Pelaku memukul tengkuk dan kepala neneknya yang baru selesai melaksanakan Salat Dhuha menggunakan benda tumpul. Itulah yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ungkap Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto saat ekspose, Sabtu (14/10/2017).

Melihat neneknya sudah tidak berdaya, Tio mempreteli perhiasan cicin dan kalung emas yang dipakai nenek kandungnya. Ia kemudian menyeret jenazah nenek Tiamah dan menguburkan tepat di bawah tempat tidur kamar neneknya.

Kalung emas milik korban dijual Tio dan kemudian dipakainya untuk pesta di tempat hiburan malam, membeli sabu, dan ongkos melarikan diri ke Batam, Kepulauan Riau.

Tersangka Tio ditangkap oleh tim gabungan Polresta Pekanbaru dan Polsek Rumbai Pesisir saat sedang sarapan bersama pacarnya di warung kopi Bersama berlokasi di Komplek Nagoya City Center Blok A, No 1B, Batam pada Jumat pagi (13/10/2017) sekira pukul 08.30 WIB.

Adapun motif Tio membunuh nenek kandungnya karena tersangka sakit hati terus dimarahi dan disuruh mencari kerja. Puncaknya, saat korban selesai Salat Dhuha, tersangka memukul kepala korban pakai kayu dan mengubur jasadnya di bawah tempat tidur.

Selain menangkap Tio, polisi juga mengamankan kekasih tersangka bernama Viky Tiara (23). Diduga, pacarnya ikut membantu Tio saat melarikan diri ke Batam.

“Dia (Viky) kita amankan karena ikut membantu tersangka melarikan diri ke Batam,” ungkap Kombes Pol Susanto.

Polisi sendiri sudah mengamankan sejumlah barang bukti, seperti sebuah kayu alu lesung sepanjang 80 cm, sebuah kasur lipat warna biru muda, satu besi ulir sepanjang 120 cm, parang, cangkul, serokan, celana dan baju korban, satu handphone Nokia dan sejumlah perhiasan berupa kalung emas.

“Tersangka melakukan pembunuhan tersebut seorang diri. Untuk menangkap tersangka, sebelumnya kita (polisi) juga sudah membentuk tiga tim,” jelas Kombes Pol Susanto.

Atas perbuatan keji dilakukan terhadap nenek kandungnya, tersangka Tio Winarto terancam dijerat Pasal 340 jo 338 jo 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup. (sul)

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan