riauidcom | Berita Riau Terkini

Di Kabupatan Rohul Sudah Terdata 800 Lebih Pencinta Burung - riauidcom

Di Kabupatan Rohul Sudah Terdata 800 Lebih Pencinta Burung

Di Kabupatan Rohul Sudah Terdata 800 Lebih Pencinta Burung
Komunitas pencinta burung di Rohul, saat ini diperkirakan capai 800 orang

ROKAN HULU– Di kabupaten Rokan Hulu (Rohul) saat ini, diperkirakan sudah terdata lebih dari 800 orang pencinta burung yang keberadaannya tersebar di 16 kecaamatan di Rohul.

Berdasarkan informasi perhimpunan Komunitas pencinta burung Kicau Mania Kabupaten Rohul, 800 pencinta burung tersebut umumnya pemilik burung peliharaan jenis Maurai Batu, Kacer, Luberd, Kapas Tembak, Kenari, Murai daun serta jenis lainnya.

Diakui Ketua Kicau Mania Rohul, Juhendri melalui Humas Kicau Mania, Armen Nasution, Minggu (17/12/2017), keberadaan pencinta burung di Rohul setiap tahun terus terjadi peningkatan, karena adanya berbagai lomba yang digelar Kicau Mania Rohul setiap dua pekan sekali setiap kecamatan di Rohul.

Bahkan diakui Armen yang juga MC Kicau Mania tingkat Nasional, dari berbagai kegiatan lomba yang dilaksanakan Kicau Mania, baik event kecamatan, kabupatan, Provinsi bahkan Nasional, pencinta burung di Rohul selalu tampil diajang lomba malahan sering menjadi jauar Umum di berbagai kelas yang dilombakan.

“Dari 1 orang pencinta burung, ada yang memiliki burung peliharaan hingga 10 ekor. Semua burung yang dipelihara merupakan burung yang memang untuk diperlombakan, bahkan ada juga untuk penangkaran untuk jenis Lubert, Murai Batu, Kacer juga Kenari. Seperti di Desa Rambah Jaya Kecamatan Rambah, sudah banyak kembang biakan burung,” jelas Armen.

Disisi ekonomi, Armen mengakui potensi burung cukup bagus. Karena untuk 1 ekor jenis burung Murai Batu yang masih anakan harganya mencapai Rp1,5 malahana ada Rp2 juta per ekor. Sedangkan burung yang sudah bisa ikut dilombakan harganya melangit Rp5 juta hingga puluhan juta.

“Bila dilihat dari potensi ekonomi, keberadaan pencinta burung bisa sumbangkan ingkam bagi masyarakat, khususnya penangkar burung. Sehingga berharap, pemkab Rohul bisa merangkul para pencinta burung di Rohul apalagi kegiatan lomba burung yang ditaja kicau mania sudah jadi agenda tahunan setiap peringatan HUT Kabupaten Rohul,” kata Armen lagi.

Armen juga menegaskan, Kicau Mania Rohul di tahun 2018 mendatang juga akan membuat kegiatan event nasional untuk lomba burung yang dipusatkan di Rohul. Nantinya, akan mengudang seluruh pencinta burung dari berbagai provinsi di Indonesia, seperti Jambi, Banda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat serta provinsi lain. Nantinya dijadwalkan, akan mendatangkan juri dari Jakarta.

“Dengan adanya pencinta burung, bukan saja untuk dilombakan namun mereka juga sudah ikut menjaga kelestarian habitat berbagai jenis burung yang ada di Indonesia. Sehingga, Pemkab Rohul tidak memandang sebelah mata keberdaan komunitas pencinta burung, namun Pemkab harus bisa merangkul dan membina komunitas pencinta burung yang ada,” harapnya.**(sof)

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan