riauidcom | Berita Riau Terkini

Diduga Peras Pelaku Narkotika di Rohul Rp 250 Juta, 3 Oknum Dit Resnarkoba Polda Riau Ditangkap - riauidcom

Diduga Peras Pelaku Narkotika di Rohul Rp 250 Juta, 3 Oknum Dit Resnarkoba Polda Riau Ditangkap

Diduga Peras Pelaku Narkotika di Rohul Rp 250 Juta, 3 Oknum Dit Resnarkoba Polda Riau Ditangkap
ilustrasi

PEKANBARU — Tiga oknum polisi Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Riau ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus pemerasan.

Ketiga tersangka diduga meminta “uang damai” sebesar Rp 250 juta kepada seorang warga yang terlibat narkotika di Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Belakangan diketahui, ketiga oknum polisi tersebut adalah Brigadir H (33), Brigadir RE (33) dan Bripda JFS (24).

Dikonfirmasi wartawan di Pekanbaru, Kapolda Riau Irjen Pol Nandang MH membenarkan penangkapan tiga anggotanya tersebut, Sabtu (10/3/2018).

“Mereka ditangkap dan ada barang bukti. Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini ditahan di Polres Rohul,” jelas Nandang, dikutip dari Kompascom.

Jenderal bintang dua ini mengatakan barang bukti diamankan dari tiga oknum tersebut berupa satu pucuk senjata airsoft gun, dua gelang emas senilai Rp 30 juta, serta uang tunai sebesar Rp 73,5 juta.

Nandang mengatakan ketiga oknum tersebut diduga melakukan penyalahgunaan wewenang, pemerasan dan tidak melanjutkan kasus yang mereka tangani.

“Mereka kita jerat dengan pidana umumnya terkait dugaan menyalahgunakan wewenang dan pemerasan,” kata Nandang dan mengakui ketiga oknum polisi tersebut masih diperiksa Bidang Propam Polda Riau.

Penangkapan ketiga oknum anggota Dit Resnarkoba Polda Riau berawal saat ketiganya menangkap seorang warga diduga pelaku narkotika berinisial AH alias Alam (41) di Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rohul, Riau, pada pertengahan Februari 2018 lalu.

Pada penangkapan tersebut, diduga terjadi negosiasi antara warga dan ketiga polisi. Ketiga oknum tersebut diduga meminta “uang damai” Rp 250 juta. Namun, uang sebanyak tidak disanggupi oleh keluarga AH. Keluarga hanya mampu membayar Rp 200 juta.

Oleh sebab itu, keluarga korban keberatan dan merasa diperas, kemudian melaporkan ketiga oknum polisi ke Polres Rohul. Akibatnya, ketiga oknum polisi tersebut ditangkap. (sul)

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan