riauidcom | Berita Riau Terkini

Hakim PN Siak Vonis Mati Dua Terdakwa Narkotika Lintas Internasional

Hakim PN Siak Vonis Mati Dua Terdakwa Narkotika Lintas Internasional, Keluarga Histeris

Hakim PN Siak Vonis Mati Dua Terdakwa Narkotika Lintas Internasional, Keluarga Histeris
Sidang dua terdakwa penyalahgunaan narkotika internasional di Pengadilan Negeri Siak, Riau

SIAK — Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Siak, Riau, diketuai Bangun Sagita Rambe dengan hakim anggota Yuanita Tarid dan Selo Tantular, Rabu (13/12/17), menjatuhkan hukuman mati kepada dua terdakwa penyalahgunaan narkotika golongan satu.

Dua terpidana mati yakni Aldino Kofardo (24), dan Zulfadli (24) warga Kabupaten Bengkalis. Vonis dijatuhkan majelis hakim sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak.

Dimana tuntutan JPU sebelumnya, keduanya dituntut hukuman mati atas kasus narkotika yang mereka lakukan, yaitu membawa 40 kg Sabu dan 7.720 butir pil ekstasi.

Majelis hakim bergantian membacakan vonis, kedua terdakwa yang disidang secara terpisah tersebut. Setelah divonis, kedua terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya telah bersepakat untuk pikir-pikir atas vonis tersebut.

Setelah mendengarkan jawaban dari terdakwa yang pikir-pikir atas vonis tersebut, maka majelis hakim memberikan waktu seminggu, dan setelah itu majelis hakim menutup sidang.

Sebelum sidang ditutup, keluarga terdakwa Aldino keberatan dengan vonis hakim dan menilai hakim tidak adil kepada anaknya tersebut.

“Pak hakim tidak adil, anak saya hanya supir mobil dan dihukum mati. Ini tidak adil ibarat pisau tumpul ke atas tajam kebawah,” ujar Uji, ibu kandung terdakwa Aldino, dikutip dari Riauterkini.

Suasana sidang sempat tegang dan dijaga ketat aparat kepolisian. Setelah sidang ditutup majelis hakim, maka kedua terdakwa langsung dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Siak. (sul)

 

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan