riauidcom | Berita Riau Terkini

Kades Kena OTT, Camat Kepenuhan Minta Pelayanan Publik di Desa RBS Tak Terganggu - riauidcom

Kades Kena OTT, Camat Kepenuhan Minta Pelayanan Publik di Desa RBS Tak Terganggu

Kades Kena OTT, Camat Kepenuhan Minta Pelayanan Publik di Desa RBS Tak Terganggu
Recko Roeandra, S.STP

ROKAN HULU — Camat Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Recko Roeandra, S.STP akan berkoordinasi keDinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMD) Rohul, terkait ditangkapnya Kades dan Sekdes Rantau Binuang Sakti (RBS), Fajri Amin (32) dan Sekretaris Desa (Sekdes) Sarqoni (29) yang ditetapkan tersangka setelah terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Kades dan Sekdes RBS terjaring OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul, dan Camat Kepenuhan sementara ini belum bisa memberi keterangan lebih lanjut, karena keduanya masih dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Camat Kepenuhan Recko Roeandra, kemerin sore mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan DPMPD Rohul dan memanggil aparat desa RBS, terkait agar pelaksanaan roda pemerintahan jangan sampai terganggu.

“Pelayanan publik di desa RBS jangan sampai terganggu dan harus tetap berjalan,” harap Recko.

Sebelumnya, Tim Saber Pungli Sat Reskrim Polres Rohul melakukan OTT terhadap Kades dan Sekdes RBS, di Pondok Ikan Bakar Sasmita Km 6 Pasir Pengaraian, Kamis (18/1/2018) sekitar Pukul 17.10 Wib.

Saat itu, Tim Saber pungli yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Harry Avianto,SH,SIK bersama Kanit Tipikor IPDA H. Panjaitan,SH, menangkap dua aparat Desa RBS terkait penyerahan uang biaya pengurusan penerbitan SKRPT sejumlah 102 surat. Penyidik Tim Saber Pungli berhasil mengamankan barang bukti uang tunai pecahan Rp. 50.000, sebesar Rp50 juta terbungkus dalam kantong plastik hitam.

Juga ikut diamankan 73 persil SKRPT yang telah terisi identitas pemilik dan sudah ditanda tangani dan cap Kades Rantau Benuang Sakti terbungkus kantong plastik merah.

Juga diamankan satu rangkap Kwitansi Pembayaran dari pengurus KUD KSU Rokan Jaya kepada Kades RBS biaya pembuatan SKT 102 buah dikali Rp.2.500.000, Jumlah Rp. 255.000.000, tertanggal 18 Januari 2018.

Bahkan, secara resmi Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto Senin (22/1/2018) sudah menetapkan Kades dan Sekdes RBS sebagai tersangka dalam kasus tersebut, dan sudah dipublikasikan resmi melalui konfrensi Pers yang digelar Kapolres Rohul serta Kasat Reskrim Rohul, di Mapolres Rohul. (sof)

 

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan