riauidcom | Berita Riau Terkini

Korupsi Lampu PJR Pekanbaru, Kejati Riau Sudah Tetapkan 5 Tersangka - riauidcom

Korupsi Lampu PJR Pekanbaru, Kejati Riau Sudah Tetapkan 5 Tersangka

Korupsi Lampu PJR Pekanbaru, Kejati Riau Sudah Tetapkan 5 Tersangka

PEKANBARU — Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau pada Kamis (19/10/2017), kembali menahan 2 tersangka perkara dugaan korupsi proyek pengadaan lampu Penerangan Jalan Raya (PJR) Kota Pekanbaru.

Dengan penahanan 2 tersangka yakni inisial MH dan MHR, maka Kejati Riau sejauh ini sudah menahan 5 tersangka setelah sebelumnya 3 tersangka juga sudah dilakukan penahanan.

“Dua tersangka lagi, MJ dan MHR kita lakukan penahanan selama 20 hari ke depan,” kata Aspidsus Kejati Riau, Sugeng Riyanta, di Pekanbaru, Kamis.

Sugeng mengaku sebelumnya Pidsus Kejati Riau sudah melakukan 3 tersangka perkara dugaan korupsi PJR Kota Pekanbaru, yakni HW, ABD dan M.

Pada proses penyidikan perkara korupsi pengadaan PJR Kota Pekanbaru, penyidik Kejati Riau sudah menetapkan 5 orang sebagai tersangka yakni, M selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Tersangka ABD dan MJ selaku pihak swasta selaku broker proyek, serta MHR selaku broker proyek yang juga penggiat LSM, dan HW sendiri selaku penyedia barang.

Perbuatan 5 tersangka diindikasi telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 1,3 miliar yang diduga melakukan praktik mark up dalam pengadaan barang.

Berdasarkan hasil pendalaman alat bukti, tim penyidik menemukan modus penggunaan anggaran satu rekening kegiatan dan kemudian dilakukan pemecahan hingga Penunjukan Langsung (PL).

Tim penyidik mensinyalir proses kegiatan tersebut dikerjakan tidak benar dan direkayasa.

Penyidik menemukan ada 29 orang sebagai penyedia barang yang sudah ditentukan terlebih dahulu oleh PPK, dan mereka hanya pinjam bendera dari perusahaan lain.

Proyek PJR Kota Pekanbaru sendiri bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Riau tahun 2016 sebesar Rp 6 miliar lebih. Anggaran diduga digelembungkan atau mark up, dan jauh dari harga sebenarnya.

Kegiatan masuk dalam Peningkatan Operasi dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Penerangan Jalan Swasta dan Lingkungan Kota Pekanbaru 2016 di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru dengan pagu anggaran kegiatan Rp 6,7 miliar, dan nilai kontrak sekitar Rp. 6,3 miliar.

Pasca ditetapkan sebagai tersangka, ABD dan M mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. (sul)

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan