riauidcom | Berita Riau Terkini

Miliki 60 Kg Sabu, Tiga Warga Taiwan dan Seorang WNI Divonis Mati - riauidcom

Miliki 60 Kg Sabu, Tiga Warga Taiwan dan Seorang WNI Divonis Mati

Miliki 60 Kg Sabu, Tiga Warga Taiwan dan Seorang WNI Divonis Mati
Sidang vonis warga negara Taiwan dan seorang WNI di PN Tangerang, Banten

TANGERANG, Riauid.com — Tiga warga negara asing (WNA) asal Taiwan dan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) divonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang, Provinsi Banten pada Jumat (17/2/2017) sore.

Chen Hsiang Zen alias Alin, Lin Ding Chen alias Achen, dan Chuang Ming Tsang alias Alang, dan WNI bernama Suprapto alias Wangki divonis bersalah karena memiliki sekira 60 kilogram Narkoba jenis sabu.

Ke empat terdakwa dinyatakan secara sah melanggar Pasal 114 ayat 2 UU Nomor 13 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Juga Pasal 113 ayat 2 Undang-undang Narkotika jo Pasal55 ayat ke1 KUHP. Khusus terdakwa Alang, ia juga melanggar Pasal 112 ayat 1 Undang-undang Narkotika.

Vonis majelis hakim PN Tangerang ini sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum dibacakan pada sidang tuntutan pada Selasa (7/2/2017) lalu. Sedangkan penasehat hukum masing-masing terdakwa Alin dan Achen masih pikir-pikir. Sedangkan terdakwa Alang dan Suprapto, melalui penasehat hukumnya masing-masing mengajukan banding.

“Terdakwa terbukti bersalah secara bersama-sama melakukan perbuatan melanggar hukum,” baca Ketua Majelis Hakim, Tuti Hariyati.

Tuti menuturkan terdakwa tanpa hak menyelundupkan dan mengedarkan Narkoba, sehingga perbuatan itu dapat meresahkan masyarat dan merusak generasi bangsa. Perbuatan terdakwa bertentangan dengan kegiatan pemerintah yang sedang gencar-gencarnya memberantas narkotika.

Perbuatan ini tidak mendukung program pemerintah memberantas narkotika,” jelas Tuti. Menurut hakim, hukuman mati diberikan kepada masing-masing terdakwa karena tidak ditemukan ada hal yang meringankan.

Ke empat terdakwa hadir dalam satu ruangan didampingi seorang penerjemah bahasa. Menanggapi putusan majelis hakim, pihak Jaksa Penuntut Umum, Fajar Said menyatakan pihaknya menerimanya.

Joko Priyatno, selaku penasehata hukum terdakwa Alin dan Achen menyatakan keberatan dengan putusan hakim. “Makanya klien kami menyatakan pikir-pikir dulu sebelum melangkah mengajukan banding. Masih ada tujuh hari untuk berpikir,” jelas Joko.

Alin, Achen, dan Acan ditangkap di Sun Plaza, Serpong, Tangerang Selatan, pada Jumat (20/5/2016) silam. Saat ditangkap, dari ketiganya didapati 6 kilogram sabu.

Kepada polisi ketiganya mengakui mendapatkan Narkoba jenis sabu dari Wangke di Perumahan Paramount Cluster Alicante, Serpong, Tangerang Selatan.

Di rumah Wangke polisi menemukan 54 kg sabu diselundupkan dari luar negeri melalui jalur laut dan disembunyikan di dalam genset besar. Sabu itu masuknya dari pelabuhan di Jakarta. (fik)

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan