riauidcom | Berita Riau Terkini

Mutasi 287 Pejabat Rohul Diindikasi Ada yang Mengatur, Golkar Minta Dievaluasi - riauidcom

Mutasi 287 Pejabat Rohul Diindikasi Ada yang Mengatur, Golkar Minta Dievaluasi

Mutasi 287 Pejabat Rohul Diindikasi Ada yang Mengatur, Golkar Minta Dievaluasi
Ketua DPD Partai Golkar Rohul, Nono Patria Pratama/ foto istimewa

ROKAN HULU, Riauid.com — Partai Golongan Karya (Golkar) yang merupakan partai pengusung utama pemerintah daerah sekarang, meminta ke Plt Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman untuk melakukan evaluasi ulang terhadap 287 pejabat eselon III dan eselon IV yang baru menjalani mutasi jabatan.

Sebanyak 287 pejabat di lingkungan Pemkab Rohul dilantik oleh Plt Bupati Rohul Sukiman, Selasa (14/2/17) sore lalu, terdiri 6 pejabat struktural administrator (Eselon III Camat), 67 pejabat eselon III (non Camat), dan 214 pejabat struktural pengawas (eselon IV).

“Jadi kami dari Partai Golkar, selaku pengusung utama pemerintah sekarang, dalam hal ini kami menilai adanya segelintir orang yang mengatur ini yang ingin agar pemerintah (daerah) saat ini stagnan, tidak berjalan semestinya,” kata Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Rohul periode 2017-2022, Nono Patria Pratama, Minggu (19/2/2017).

Diakuinya, Golkar melihat Plt Bupati Rohul Sukiman tersandera dalam hal ini.

“Tersandera oleh hal ada berapa orang sebagai pembisik, sebagai pengatur skenario, sehingga penempatan-penempatan orang (pejabat) kemarin itu tidak sesuai lagi sistem profesional, golongan dan kemampuan, dan basic latar belakang pendidikan,” ujarnya.

Anggota DPRD Rohul juga Ketua Komisi III DPRD Rohul juga melihat ada eselon IVa yang digaji eselon III, dan dari jabatan Setwan DPRD bisa dimutasi sebagai Sekcam.

“Jadi nggak sesuai lagi dengan kemampuan, akademik, dan golongan (jabatan),” jelas Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Rohul.

“Kami sebagai partai pengusung utama pemerintah menilai ada segelintir pihak untuk membenturkan pemerintah. Jadi pemerintah dianggap tidak berhasil menjalankan roda pemerintahan. Kita bukan salahkan Pak Plt dalam hal ini,” tambahnya.

Diakui Nono, dirinya sendiri sudah bicara langsung dengan Plt Bupati Rohul Sukiman dan meminta mutasi yang dilakukan baru-baru ini dievaluasi ulang.

“Dan Pak Plt Bupati sendiri merasa aneh dan akan mengevaluasi ulang. Karena banyaknya yang dimutasi kemarin, dia (Sukiman) tak tau siapa-siapa saja yang dilantik dan apa kemampuannya,” tuturnya.

Dalam hal ini, tambah Nono, Partai Golkar menilai lagi ada segilintir orang yang dengan sengaja membenturkan pemerintah sekarang agar tidak berjalan sebagaimana semestinya.

“Contoh di Setwan (Sekretariat Dewan) sajalah, entah orang darimana bisa jadi Kabag Keuangan,” jelasnya lagi.

“Kita mau sesuai dengan visi dan misi Pak Bupati dulu, orang yang menjalankan pemerintahan sesuai keprofesionalan, sesuai kemampuan, bukan atas dasar balas dendam dan dukung mendukung,” katanya.

Alumni Yogyakarta menuturkan seperti ada pejabat dari bagian Aset dan Keuangan yang ditempatkan di kantor Camat. Adalagi, sarjana Kehutanan yang menjabat jadi Sekretaris Kecamatan atau Camat, menurut Nono hal itu tidak sesuai lagi bidang ilmunya.

Fungsi Baperjakat Rohul Apa?

Nono menambahkan Partai Golkar menilai ada permainan. Pihaknya menyayangkan dan mempertanyakan fungsi dari Tim Badan Pertimbangan, Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Rohul.

Diakuinya, fungsi Baperjakat Rohul dibentuk dan dianggarkan dalam APBD Rohul hingga ratusan juta rupiah adalah untuk menganalisis siapa saja pejabat yang patut ditempatkan di suatu jabatan.

“Tapi sepertinya fungsi Baperjakat itu tidak berjalan sebagai mestinya. Apa fungsinya Baperzakat kalau ini terjadi,” tanya wakil rakyat dari Daerah Pemilihan IV ini.

“Kita tak masalah orangnya, tapi harus sesuai basic (bidang keilmuan). Kita mohon penempatan secara profesional, goloingan, dan bidang ilmu,” pungkas Nono. (Sof)

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan