riauidcom | Berita Riau Terkini

Ratusan Warga Kasang Padang Tolak Sabri Jadi Kades Dua Periode - riauidcom

Ratusan Warga Kasang Padang Tolak Sabri Jadi Kades Dua Periode

Ratusan Warga Kasang Padang Tolak Sabri Jadi Kades Dua Periode
Ratusan masyarakat Kasang Padang berdemo di kantor desa

ROKAN HULU, Riauid.com — Ratusan masyarakat Desa Kasang Padang Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten  Rokan Hulu (Rohul), Senin (20/2/2017) pagi, nyaris bentrok dalam aksi demontrasi menolak Sabri sebagai Kepala Desa (Kades) Kasang Padang dua periode.

Sabri sendiri sudah dilantik sebagai Kades Kasang Padang terpilih bersama 61 Kades terpilih lain oleh Plt Bupati Rohul H. Sukiman pada Senin 13 Februari 2017 lalu di Convention Hall Islamic Center Pasir Pengaraian.

Ratusan warga nyaris bentrok dengan massa pendukung Kades terpilih yang sudah menunggu di kantor Desa Kasang Padang. Namun, aksi masyarakat bisa dilerai oleh Kapolsek Bonai Darussalam IPTU H. Ali Imran dan jajarannya yang ikut turun mengamankan aksi.

Aksi warga diawali dengan berjalan kaki dari kampung tempatan. Mereka kemudian menuju ke kantor desa yang berjarak sekitar 500 meter. Dengan membawa spanduk dan poster berisikan penolakan terhadap Kades Kasang Padang yang dinilai gagal jalankan roda pemerintahan desa.

Menurut warga yang mengelar aksi, selama enam tahun dirinya memimpin desa, tidak ada realisasi pembangunan ditingkat desa. Sementara, anggaran desa yang digulirkan pemerintah sangat besar. Sehingga warga menilai, Kades tidak transfaran dalam mengelola keuangan desa.

Ditegaskan seorang Tokoh Masyarakat Kasang Padang, Jasman, kekecewaan masyarakat berawal ketika Sabri kembali terpilih sebagai Kades yang penuh dengan kecurangan. Itu mulai dari pemalsuan identitas, dimana warga luar desa Kasang Padang bisa salurkan suaranya di Pilkades Kasang Padang.

Hal ini dibuktikan, dengan Nomor induk kependudukan (NIK) Kartu Keluarga (KK) dan KTP para pemilih yang tak terdaftar sebagai warga Kasang Padang. Kemudian, selama enam tahun jabat Kades tidak satupun pembangunan yang dibangun oleh Kades, Sabri. Termasuk, dijualnya lahan kelompok tani masyarakat seluas 1.500 haktar ke pihak ketiga tanpa sepengetahuan masyarakat. Juga dugaan korupsi dana desa Rp500 juta yang saat ini kasusnya tengah ditangani Kejaksaan Negeri Rohul.

“Kita meminta agar Kades Sabri diturunkan dari jabatannya. Dia juga tidak tinggal di Kasang Padang, namun di Kota Duri Kabupaten Bengkalis. Kami tidak mau dipimpin Kades yang terindikasi korupsi,” tegas Jasman didampingi Azwir.

Masyarakat Kasang Padang menolak Sabri sebagai Kades dua periode

Kades Kasang Padang yang baru dilantik, Sabri, dengan tegas membantah semua tuduhan masyarakat yang melakukan aksi demo. Menurutnya, hal itu merupakan bagian demokrasi sebab setiap Pilkades ada yang menang dan ada yang kalah dan hal itu merupakan hal yang wajar.

“Jadi seluruh yang dituduhkan masyarakat tidak benar, biasa lah kalau setiap Pilkades ada yang menang dan ada yang kalah. Hal itu bagian dari demokrasi, itu wajar saja,” jelas Sabri saat ditanya soal aksi demontrasi masyarakatnya.

Pada Pilkades Kasang Padang 1 Desember 2016 lalu, dari 666 Daftar pemilih tetap yang terdaftar, calon nomor urut 2, Sabri berhasil mengungguli lawannya nomor urut 1, Sadri dengan selisih 77 suara. (Sof)

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan