riauidcom | Berita Riau Terkini

Sabu 100,85 Gram untuk Pesta Malam Tahun Baru 2017 Digagalkan Polisi Rohul - riauidcom

Sabu 100,85 Gram untuk Pesta Malam Tahun Baru 2017 Digagalkan Polisi Rohul

Sabu 100,85 Gram untuk Pesta Malam Tahun Baru 2017 Digagalkan Polisi Rohul
Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto dan Kapolsek Tambusai AKP Yuli Hasman tunjukan sabu 100,85 gram yang disita

ROKAN HULU, Riauid.com — Seorang Ibu rumah tangga (IRT) berinisial MIS alias EV (32), diringkus personil Polsek Tambusai, yang dibantu anggota Satres Narkoba Polres Rohul, EV merupakan kurir narkoba jenis sabu.

IRT beranak dua yang sudah menjanda, setelah pisah dengan suaminya warga DU SKPC Desa Pasir Utama Kecamatan Rambah Hilir, diringkus polisi pada, Rabu (28/12/2016) lalu sekitar pukul 11.45 Wib. Dari kurir sabu-sabu, EV menerima upah Rp5 juta sekali menjemput sabu ke Kota Medan, Sumatera Utara.

Demikian diungkapkan Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, saat gelar ekspose di kantornya bersama Kasatres Narkoba Polres Rohul AKP Dasril, Kasat Sabhara AKP S. Sinaga, Kapolsek Tambusai AKP Yuli Hasman, dan Kasi Propam Polres Rohul IPDA Yohanes, Jumat (30/12/2016).

Kata Kapolres, barang bukti tangkapan anggota Polsek Tambusai dan Satres Narkoba Polres Rohul menjadi tangkapan terbesar di wilayah hukum Rohul pada tahun ini dengan barang bukti diduga sabu sekira 100,85 gram.

“Di tahun ini, tangkapan dari EV yang terbesar. Kasus ini masih kita kembangkan,” jelas Kapolres, saat ekspose.

Diakuinya, tersangka MIS alias EV, merupakan buronan Kepolisian sejak enam bulan belakangan. Dari pengembangan tersangka Narkoba di Kecamatan Rambah Hilir yang sudah jalani hukuman di Lapas Klas II B Pasir Pengaraian.

Melalui penyamaran, polisi akhirnya berhasil menangkap kurir sabu ini setelah dua bulan belakangan melakukan pengintaian. Tersangka ditangkap saat baru saja menjemput paket barang diduga berisi sabu di loket bus di Desa Batas Kecamatan Tambusai.

Hasil penggeledahan, di dalam kotak berisi roti, polisi berhasil menemukan tiga paket serbuk bening diduga sabu sekira 100,85 gram, bila dijual harganya lebih kurang Rp 200 juta.

Dari tersangka MIS mengaku, barang haram hampir 2 ons tersebut merupakan barang titipan dari seorang Narapidana perkara Narkoba di salah satu Lapas di Sumatera Utara.

“Kita masih dalam pengembangan, ada indikasi memang sabu ini akan digunakan untuk pesta malam tahun baru,” tegas AKBP Yusup.

Mengantisipasi maraknya pesta Narkoba di malam pergantian tahun, Kapolres Rohul mengimbau masyarakat untuk merayakan pergantian tahun 2016 ke 2017 di tempat atau rumah masing-masing. Seperti umat Muslim, ia sarankan meramaikan tahun baru di rumah ibadah atau rumah masing-masing.

Menghindari aksi kejahatan di malam pergantian tahun, tambah AKBP Yusup, pihaknya akan meningkatkan pengamanan lebih intensif lagi, seperti menempatkan personil di tempat-tempat keramaian.

Kasat Reserse Narkoba Polres Rohul AKP Dasril mengungkapkan, penangkapan perempuan berinisial MIS alias EV berkat “kicauan” seorang terpidana Narkoba dari Rambah Hilir yang mengakui bahwa barang didapatnya dari perempuan yang hidupnya berpindah-pindah ini.

“Dari indikasi kita, diduga sabu ini akan diedarkan di sekitaran Dalu Dalu (Tambusai) untuk dipakai pesta di malam tahun baru,” ucap AKP Dasril. (Sof)

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan