riauidcom | Berita Riau Terkini

desa babussalam buka stand di rokan hulu expo 2017, jual bibit kurma

Stand Desa Babussalam di Rokan Hulu Expo 2017 Menjual Bibit dan Buah Kurma

Stand Desa Babussalam di Rokan Hulu Expo 2017 Menjual Bibit dan Buah Kurma
Stand Desa Babussalam di Rokan Hulu Expo 2017

ROKAN HULU — Stand Desa Babussalam, Kecamatan Rambah di Rokan Hulu Expo 2017 yang berada di dekat pintu masuk sebelah Barat Lapangan Pematang Baih, atau dekat stand pameran ramai pengunjung yang ingin melihat langsung bagaimana pohon kurma.

Kepala Desa Babussalam, Basron, mengatakan desanya ikut pameran untuk mengenalkan program agro wisata dengan konsep terpadu kebun kurma, sekaligus menjual bibit kurma dan buah kurma segar kepada pengunjung.

“Kita ingin menampilkan program agro wisata dan kebun kurma yang akan kita bangun tahun ini di Desa Babussalam. Selain memperkenalkan program desa kita, juga agar masyarakat yang membutuhkan bibit kurma bisa membelinya lewat kita. Pengelolaan konsep agro wisata dan kebun kurma yang kini siap di tata dan ditanam, menunjukan ke masyarakat bahwa kurma bisa di tanam di Indonesia,” jelas Basron.

Nantinya, tambah Basron, konsep agro wisata yang dipadukan kebun kurma 1 hektar, juga akan dilengkapi kolam renang. Dimana pengelolaannya nantinya langsung oleh BUMDesa di Desa Babussalam.

“Kita memanfaatkan kunjungan masyarakat Rohul dan luar Riau yang setiap harinya ramai melihat Masjid Agung islamic Center Rohul. Ribuan pengunjung masjid setiap minggunya, nantinya bisa kita arahkan untuk berkunjung dan belanja di agro wisata dan kebun kurma Desa Babussalam. Selain menujual buah kurma, kita juga akan tampung makanan, minuman, kerajinan masyarakat dan langsung BUMDes kita yang mengelolanya,” sebutnya lagi.

Sehingga, harap Basron, program tersebut nantinya bisa meningkatkan PAD desa Babussalam. Apalagi, Babussalam berada di Kecamatan Rambah yang ada di Ibukota Rohul. Program agro wisata juga mendapat dukungan dari dosen dan rektor Universitas Riau (UNRI). Malahan program dilakukan Desa Babussalam mendapatkan perhatian dan pendampingan dari pihak UNRI.

“Kita optimis program kita ini bisa meningkatkan tarap ekonomi masyarakat, dan meningkatkan PAD desa,” ujar Basron.

Basron mengakui Bupati Rohul Suparman juga sudah memesan 20 batang bibit kurma yang kini sudah tiba di Desa Babussalam. Bupati meminta Desa Babussalam menyiapkan lahan lebih luas untuk mengembangkan tanaman kurma bila memang berpotensi meningkatkan PAD dan ekonomi masyarakat. (sof)

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan