riauidcom | Berita Riau Terkini

Tingkatkan PAD, Pemkab Rohul Bentuk Tim Terpadu Lakukan Uji Petik di Perusahaan - riauidcom

Tingkatkan PAD, Pemkab Rohul Bentuk Tim Terpadu Lakukan Uji Petik di Perusahaan

Tingkatkan PAD, Pemkab Rohul Bentuk Tim Terpadu Lakukan Uji Petik di Perusahaan
Tim Bapenda Rohul tengah melakukan uji petik di perusahaan

ROKAN HULU — Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Suparman S.Sos, M.Si sudah mengutus Tim Terpadu Pengendalian dan Pengawasan Izin dan Pajak untuk melakukan uji‎ petik ke seluruh perusahaan yang ada di daerahnya.

Pada tahap pertama kerja sejak sepekan lalu, Tim Terpadu dibentuk Pemkab Rohul sudah melakukan uji petik di empat perusahaan yang ada di Kecamatan Kunto Darussalam.

Uji petik ke perushaan dilakukan Tim Terpadu yang melibatkan seluruh instansi terkait, seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rohul, Dinas Perizinan,‎ Satpol PP,‎ Kecamatan.

Termasuk, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Disnakbun, BPN, KPP Pratama Bangkinang, Kepolisian dan Kejaksaan.

Uji petik dilakukan sesuai janji Bupati Rohul Suparman saat mengumpulkan seluruh petinggi perusahaan perkebunan dan PKS di rumah dinas Bupati beberapa waktu lalu.

“Sesuai arahan pak Bupati kita telah membentuk Tim Terpadu di Kabupaten Rohul  untuk melakukan uji petik ke seluruh perusahaan di Rohul,” jelas Plt Kepala Bapenda Kabupaten Rohul Jonni Muctar didampingi Kepala Satpol PP dan Damkar Rohul H. Jon Kenedi SH, Selasa (8/8/2017), di ruang kerjanya.

Pada tahap awal, Tim Terpadu baru melakukan uji petik di empat perusahaan di Kecamatan Kunto Darussalam, yakni PT. SAMS (Sumber Alam Makmur Sentosa) dan PT SIS (Sugih Indah Sejati), PT. Abidin, dan PT. Budi Murni Panca Jaya.

Uji petik di perusahaan sendiri guna memastikan apakah seluruh izin dan pajak perusahaan sudah diselesaikan atau belum. Hasil uji lapangan kemudian akan dilaporkan ke Bupati Rohul Suparman.

“Nantinya seluruh hasil yang kita dapat dari uji petik, dilaporkan ke pak Bupati untuk diambil tindakan-tindakan. Apakah akan dilakukan penghentian sementara atau denda. Sanksi ditentukan dengan aturan yang berlaku,”‎ jelas Jonni.

Untuk objek dilakukan diuji petik oleh Tim Terpadu, yakni semua jenis pajak, mulai PBB, Pajak Pusat (PPH Pasal 25/29)‎, termasuk apakah NPWP perusahaan sudah dialihkan di bawah KPP Pratama Bangkinang atau belum.

“Bila NPWP perusahaan sudah dialihkan ke KPP Pratama Bangkinang ada bagi hasilnya yang nantinya diterima daerah sekitar 20 persen,” kata Jonni.

Ditanya ada berapa perusahaan di Rohul yang sudah mengalihkan NPWP-nya di bawah KPP Pratama Bangkinang, Jonni mengatakan dengan dilakukan uji petik nantinya seluruh perusahaan akan terdata, termasuk menyangkut luas izin Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.

Jonni mengharapkan hasil uji petik agar Pemkab Rohul mempunyai basis data lengkap sebagai acuan untuk langkah diambil bagi perusahaan yang tidak punya izin atau perusahaan yang tidak membayar pajak.

“Tujuan jangka pendek tentunya untuk peningkatan PAD, dan tujuan jangka panjangnya nantinya Pemkab Rohul mempunya basis data yang lengkap tentang kondisi perusahaan-perusahaan di Kabupaten Rohul ini,” tambahnya.

Selain uji petik dilakukan Tim Terpadu, tim petugas dari Ba‎penda Kabupaten Rohul juga sudah melakukan uji petik Pemakaian PPJ Non PLN di sejumlah perusahaan.

Bupati Rohul Suparman, belum lama ini menegaskan bagi perusahaan yang tidak mengindahkan intruksi Pemkab Rohul dari hasil uji petik, secara tegas akan ditindak tegas.

“Ini tidak main-main lagi, saya siap pasang badan bagaimana agar perusahaan yang ada di Rohul ini membayarkan pajak mereka ke Rokan Hulu,” tegas mantan Ketua DPRD Provinsi Riau.

“Karena selama ini perusahaan cari makan dan memperkaya diri di bumi Rokan Hulu, namun bayar pajaknya keluar Rohul. Ke depannya perusahaan harus membayar pajak ke Rohul ini,” tambah Bupati Rohul Suparman saat rapat dengan seluruh perusahaan di rumah dinasnya beberapa waktu lalu. (Adv/Hum/Sof)

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan