riauidcom | Berita Riau Terkini

Dua Minggu tak Pulang, Rupanya ABG 13 Tahun di Pekanbaru ini Dijual Temannya ke Om-om - riauidcom

Dua Minggu tak Pulang, Rupanya ABG 13 Tahun di Pekanbaru ini Dijual Temannya ke Om-om

Dua Minggu tak Pulang, Rupanya ABG 13 Tahun di Pekanbaru ini Dijual Temannya ke Om-om
ilustrasi

Dua Minggu tak Pulang, Rupanya ABG 13 Tahun di Pekanbaru ini Dijual Temannya ke Om-om

PEKANBARU, Riauid.com — Seorang anak perempuan masih di bawah umur, berinisial Nd, terpaksa harus berurusan dengan aparat Polresta Pekanbaru, Provinsi Riau.

Nd dilaporkan ke polisi dengan dugaan human trafficking, karena menjajakan teman sekolahnya yang masih berusia 13 tahun, sebut saja Kenanga, kepada om-om yang suka daun muda. Setelah tidur sekamar dengan om tadi, Kenanga tidak pulang ke rumah selama dua minggu.

Anak dibawah umur ini menjual temannya yang masih pelajar dan satu sekolah dengan pelaku. Kenanga dijual Nd ke seorang om-om untuk kencan singkat di salah satu hotel di Pekanbaru.

Meski usianya masih bau kencur, baru 15 tahun, namun parahnya Nd sudah punya jaringan dan sepertinya sudah mengerti banyak cara menjalankan bisnis esek-esek di Kota Pekanbaru.

Kejahatan human trafficking atau penjualan manusia dijalankan Nd terungkap saat orangtua korban Kenangan curiga terhadap anaknya karena tidak juga pulang ke rumah selama dua minggu.

Setelah cukup lama dicari oleh keluarganya, rupanya Kenanga yang juga masih bau kencur ini ditemukan di daerah Kampung Dalam, Senapelan.

Kenanga dibawa pulang ke rumah. Dari interogasi, Kenanga akhirnya mengakui ke orangtuanya bahwa ia dijual oleh Nd, teman satu sekolahnya di salah sekolah di Kota Pekanbaru kepada om-om.

Kenanga diajak om genit ini menginap di salah satu hotel di Jalan Kuantan Raya Kota Pekanbaru. Sedikitnya dua kali Kenanga dikangkangi oleh si om-om tadi.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, IPDA Dodi Vivino, dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan dari keluarga Kenanga.

“Sudah dilaporkan, sekarang masih kita lakukan pemeriksaan,” jelas IPDA Dodi kepada wartawan, Selasa (21/2/2017).

Bila kasus ini terbukti, maka Nd bisa saja dijerat pasal tindak pidana human trafficking. (sul)

 

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan